Mengapa Tombol F dan J di Keyboard Ada Tonjolan?

masihnyata.com – Keyboard ayau papan tombol merupakan bagian dari perangkat keras komputer yang digunakan untuk memasukkan teks, karakter, dan perintah lain ke dalam PC atau laptop.

Keyboard terdiri dari susunan alfabet A – Z, angka 0-9, dan berbagai simbol – simbol tertentu untuk menjalankan perintah khusus di perangkat komputer.

Tak hanya itu, keyboard juga berfungsi sebagai tombol pintasan atau biasa disebut dengan shortcut yang berguna untuk membuka berbagai menu atau program di komputer.

Menggunakan shortcut bagi sebagian pengguna dirasa lebih cepat dan efisien dibanding harus mengarahkan mouse atau touchpad untuk membuka menu tertentu.

Penggunaan keyboard memang tidak terlepas dari keseharian kita seperti bekerja atau belajar menggunakan laptop atau PC. Tombol – tombol tersebut membantu pengguna mengetik berbagai data baik berupa huruf maupun angka pada layar monitor.

Namun, pernahkah Anda memperhatikan komponen dan tata letak keybord yang biasa digunakan?

Mengapa Tombol F dan J di Keyboard Ada Tonjolan?

Jika diperhatikan , Anda akan menemui tombol keyboard pada huruf dan F dan J yang memiliki tonjolan kecil dan tidak dimiliki pada tombol huruf lainnya.

Tonjolan kecil pada keyboard F dan J tersemat bukan karena tidak memiliki fungsi dan arti tertentu. Namun kedua tanda ini ternyata memiliki fungsi penting bagi pengguna dalam proses pengetikan.

Dilansir dari Southern Living, tonjolan pada huruf F dan J dimaksudkan untuk membantu Anda memposisikan tangan dengan benar saat mengetik.

Ini adalah salah satu metode mengetik yang disebut touch typer. Metode ini ditemukan oleh Frank Edward McGurrin pada 1888, dan dianggap dianggap bisa meningkatkan kecepatan dan akurasi ketika mengetik.

Baca Juga :   5 Cara Meningkatkan Kinerja Komputer Anda Secara Efektif

Pada 2002, June E Botich asal Naples, Florida mematenkan versi modifikasi dari tuts ‘F’ dan ‘J’. Sejak saat itu, panduan taktis ini telah menjadi standar di hampir semua keyboard komputer maupun laptop.

Tonjolan kecil tersebut berguna untuk meningkatkan efisiensi dalam mengetik dan mempercepat proses pengetikan. Hal ini juga berguna untuk meminimalisir kesalahan dalam pengetikan.

Posisi tonjolan pada huruf F dan J ini memang dirancang memiliki posisi sesuai dengan telunjuk jari Anda. Sehingga hal ini memudahkan pengguna mengetahui letak posisi huruf lainnya.

Misalnya saja jari telunjuk kiri diposisikan pada huruf F, sehingga jari sebelah kiri lainnya dapat memetakan posisi huruf A, S, D pada area pengetikan sebelah kiri.

Sebaliknya, jika jari telunjuk kanan menempati huruf J, maka jari sebelah kanan lainnya dapat memetakan huruf K, L, M pada area pengetikan sebelah kanan.

Kedua tonjolan ini dirancang untuk pengguna agar semaksimal mungkin dapat mengetik menggunakan 10 jari.

Semakin maksimal Anda menggunakan seluruh jari dalam mengetik, semakin sedikit Anda menggerakkan pergelangan tangan. Tentu hal ini bermanfaat agar mengurangi kelelahan jari tangan saat mengetik.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website tekno.kompas.com. Situs https://masihnyata.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://masihnyata.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari MasihNyata.com di Google News

  • Tinggalkan komentar